Jumat, 17 Januari 2014

PROPOSAL PENELITIAN


  BAB I
PENDAHULUAN

       A. LATAR BELAKANG
       
    Sediaan obat alam sebagai warisan budaya nasional Indonesia semakin berperan dalam kehidupan      masyarakat dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Masyarakat semakin terbiasa menggunakan sediaan bahan obat alam. Adapun salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional adalah sosor bebek (Kalanchoe pinnata Pers). Ekstrak dari daun sosor bebek memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli,Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumoniae, Streptococcus mutans dan Salmonella typhi sebagai antimikroba yang menyebabkan bau mulut. Ekstrak polar daun sosor bebek diketahui memiliki kandungan senyawa kaemferol-3-glukosida, asam kafeoat, bufadienolida, bryofilin, dan senyawa fenol sebagai metabolit sekunder yang beraktivitas sebagai antimikroba dengan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) adalah 8-512 mg/mL, sedangkan Konsentrasi Bakterisid Minimum (KBM) adalah 128-512 mg/mL terhadap bakteri gram positif dan gram negatif. Oleh karena itu pada penelitian kali ini sosor bebek di formulasikan sebagai sediaan antiseptik mulut. (1,2)

Tablet hisap merupakan salah satu pilihan bentuk formulasi yang praktis. Dilihat dari sifat sosor bebek itu sendiri sebagai antiseptik, maka sosor bebek di harapkan dapat ditujukan untuk pengobatan infeksi mulut serta tenggorokan. Bentuk tablet hisap diharapkan lebih disukai karena lebih mudah dalam penggunaan, memiliki rasa yang menyenangkan dan dapat bekerja di rongga mulut lebih lama dalam jangka waktu 30 menit atau kurang. Untuk daya terapi atau efikasi maksimum dan waktu huni yang diperlama dalam mulut, tablet hisap hendaknya berukuran cukup besar (1,5-4,0 g) dan memiliki kekerasan 10-20 kg/cm² agar dapat melarut dengan lambat. (3,4)

Hasil penelitian sebelumnya KHM serbuk ekstrak hasil pengeringan beku adalah 400 mg/mL ekstraketanol hasil pengeringan beku daun sosor bebek setara dengan 0.766% povidon iodin. Di pasaran povidon iodine digunakan sebagai antiseptik mulut adalah 1% maka dalam formula digunakan dosis 1,3 x KHM = 520 mg/mL yang setara dengan 0,9958% povidon iodine (5). Pengeringan beku menggunakan suhu serendah mungkin sampai minus 50°C. Senyawa golongan fenol dan bryophyllin mempunyai kelarutan yang kurang dalam air sehingga metode kering beku sangat cocok digunakan untuk meningkatkan kelarutan karena menunjukkan kandungan sisa lembab yang sangat rendah (<1%) dan mempunyai struktur halus dan sangat berpori.(6).

Pada penelitian sebelumnya menggunakan metode pembuatan tablet dengan teknik cetak langsung membutuhkan konsentrasi maltodekstrin sampai 40% yang berfungsi sebagai pengikat maupun pengisi. Diperoleh hasil tablet hisap memiliki kekerasan yang memenuhi syarat tetapi kerenyahannya tidak memenuhi persyaratan (5). Sehingga pada penelitian ini menggunakan metode granulasi basah dengan konsentrasi pengikat lebih kecil dengan variasi jenis dan konsentrasi pengikat untuk memperoleh sediaan tablet hisap yang memenuhi syarat.

Dalam proses granulasi basah, pengikat sangat berperan penting. Pengikat merupakan suatu zat adhesif yang ditambahkan pada formulasi tablet karena dapat meningkatkan pembesaran ukuran untuk membentuk granul sehingga dapat memperbaiki mampu alir campuran selama proses pembuatan, memperbaiki kekerasan tablet dengan meningkatkan gaya intragranular dan antargranular. Beberapa senyawa yang dapat digunakan sebagai pengikat yaitu, amilum, gelatin, polivinil pirolidon (PVP), metilselulosa, HPMC, Na CMC, glukosa, sorbitol. Jenis pengikat yang dipilih pada penelitian ini adalah, polivinil pirolidon (PVP), hidroksipropil metil sellulosa (HPMC) dan hidroksipropil sellulosa-medium (HPCM). Diduga PVP, HPMC dan HPCM mempengaruhi karakteristik mutu fisik dari sediaan tablet hisap. PVP merupakan pengikat polimer yang serbaguna, perekat yang baik dalam larutan air dan alkohol. PVP-etanol digunakan sebagai pengikat.

B. PERUMUSAN MASALAH
1. Apakah perbedaan jenis dan konsentrasi berapakah PVP, HPMC dan HPCM yang digunakan sebagai pengikat dapat mempengaruhi karakteristik fisik tablet hisap ekstrak kering daun sosor bebek secara granulasi basah?
2. Dari ketiga pengikat yang digunakan yaitu PVP, HPMC dan HPCM, pengikat mana yang menghasilkan karakteristik sediaan tablet hisap yang memenuhi persyaratan mutu fisik?







C. TUJUAN PENELITIAN
1. Tujuan umum

Memanfaatkan dan mengembangkan penggunaan ekstrak daun sosor bebek sebagai bahan aktif dalam pembuatan sediaan tablet hisap sebagai antiseptik mulut yang stabil secara fisik dan kimia.
2. Tujuan khusus
a. Membuat sediaan tablet hisap sebagai antiseptik mulut dari ekstrak kering daun sosor bebek dengan variasi jenis dan konsentrasi pengikat.
b. Optimasi jenis dan konsentrasi pengikat yang menghasilkan tablet hisap dengan mutu fisik yang memenuhi syarat.

D. MANFAAT PENELITIAN

1. Untuk memberikan informasi ilmiah dalam pengembangan bahan alam dari daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata P.) sebagai obat antiseptik mulut serta dihasilkan tablet hisap yang mempunyai efek sebagai antiseptik mulut yang memenuhi syarat parameter mutu fisik tablet hisap daun sosor bebek.

2. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengaruh variasi jenis dan konsentrasi pengikat terhadap parameter mutu fisik tablet hisap ekstrak kering daun sosor bebek.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata P.)

1.             Klasifikasi Tanaman

a. Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Sub kelas : Dialypetalae
Ordo : Rosales
Familia : Crassulaceae
Genus : Kalanchoe
Species : Kalanchoe pinnata Pers.
Sinonim : Bryophyllum calycinum Salisb.

2.             Kandungan kimia

Daun sosor bebek diketahui mengandung unsur makro dan unsur mikro, vitamin, kalsium, fosfor, asam askorbat, asam sitrat, inulin dan senyawa lain seperti saponin, flavonoid, antrakuinon, xanthon, bryophyllin. Kandungan kimia daun sosor bebek yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba adalah saponin, bryophyllin, dan senyawa fenol. Hasil bioanalisis daun sosor bebek menunjukkan kandungan senyawa alkaloid (1,46-1,86 mg/100 g), saponin (1,46-1,72 mg/100 g), flavonoid (1,46-1,86 mg/100 g), fenol (0,06 mg/100g) and tannin (0,04-0,5 mg/100g), vitamin C (26,42-44,03 mg/100 g), riboflavin (0,20-0,42 mg/100 g), tiamin (0,11-0,18 mg/100g), dan niasin (0,02-0,09 mg/100 g). (1)

3.             Identifikasi

a. Pada 2 mg serbuk daun sosor bebek tambahkan 5 tetes asam sulfat P; terjadi warna coklat tua.
b. Pada 2 mg serbuk daun sosor bebek tambahkan 5 tetes asam sulfat 10N; terjadi warna hijau kekuningan.
c. Pada 2 mg serbuk daun sosor bebek tambahkan 5 tetes larutan natrium hidroksida P 5% b/v; dalam etanil P; terjadi warna kuning kehijauan.
d. Pada 2 mg serbuk daun sosor bebek tambahkan 5 tetes amonia (25%) P; terjadi warna kuning kehijauan.
e. Pada 2 mg serbuk daun sosor bebek tambahkan 5 tetes larutan besi (III) klorida P 5% b/v; terjadi warna hijau tua. (10)
4. Khasiat
Sosor bebek bersifat agak asam, dingin, bau lemah, dan astringen. Bersifat sebagai antiradang, antiseptik, penghenti pendarahan (hemostasis), peluruh dahak (ekspektoran), peluruh kencing (diuretik), pereda demam (antipiretik), penyejuk (demulcent), mengurangi pembengkakan, dan pembersih darah (depuratif) (11).

1.             Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa ekstrak daun sosor bebek yang mempunyai khasiat sebagai antiseptik memiliki Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) adalah 8-512 mg/mL, sedangkan konsentrasi bakterisid minimum (KBM) adalah 128-512 mg/mL terhadap bakteri gram positif dan gram negatif (2).

B. LANDASAN TEORI

          Mulut dan gigi adalah bagian penting dari tubuh. Mulut memiliki fungsi sebagai pintu masuk saluran pencernaan dan juga memiliki fungsi sebagai alat komunikasi. Gangguan kesehatan mulut, gigi dan tenggorokan dapat disebabkan oleh karies gigi, yang menjadi tempat berkembang biak bakteri Streptococcus mutans yang dapat menimbulkan bau pada rongga mulut (1).

          Sosor bebek ( Kalanchoe pinnata Pers.) merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias. Ekstrak polar daun sosor bebek yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba adalah kaemferol-3-glukoside, asam kafeoat, bufadienolida, bryofilin, dan senyawa fenol sebagai metabolit sekunder. Daun sosor bebek mempunyai sifat sebagai antiseptik. Antiseptik merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme pada jaringan hidup mempunyai efek membatasi dan mencegah infeksi agar tidak menjadi lebih parah.



BAB III
RANCANGAN PENELITIAN


A.           PRINSIP PENELITIAN

Ekstrak kental daun sosor bebek dibuat menjadi serbuk kering dengan cara pengeringan beku (freeze drying) pada tekanan 50 mmHg dan temperatur -50°C dengan penambahan maltodekstrin 10%. Ekstrak kering yang diperoleh dibuat sediaan tablet hisap dengan metode granulasi basah menggunakan variasi jenis dan konsentrasi pengikat yaitu, PVP (5,0%, 7,5%, 10,0%), HPMC (7,5%, 10,0%, 12,5%) serta HPCM (4,0%, 5,0%, 6,0%). Granul yang dihasilkan dievaluasi, meliputi pemeriksaan kadar lembab, sifat alir, kompresibilitas, dan distribusi ukuran partikel. Tablet hisap yang dihasilkan kemudiaan dievaluasi, meliputi pemeriksaan organoleptik, keseragaman ukuran, keseragaman bobot, uji kerenyahan, uji kekerasan dan waktu hancur.

B.            TEMPAT PENELITIAN
1. Penelitian dilakukan di laboratorium skripsi, formulasi sediaan padat Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Jakarta.
2. Laboratorium Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor.

C.           BAHAN PENELITIAN

Bahan yang digunakan adalah daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata Pers.) yang diperoleh dari Pusat Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Cimanggu, Bogor.

D.           RENCANA PENELITIAN
1.             Penyediaan daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata P.) yang berasal dari Kebun Percobaan Balitro, Bogor .
2.              Pemeriksaan mutu bahan tambahan seperti, manitol, polivinil pirolidon (PVP), hidroksipropil metil sellulosa (HPMC), Hidroksipropil sellulosa-medium (HPCM), etanol 96%, PEG 6000.
3.              Pembuatan ekstrak kering daun sosor bebek (Kalachoe pinnata P.)
4.             Analisis data dan penarikan kesimpulan.


BAB IV
METODE PENELITIAN


A.           METODE PENELITIAN
1.             Penyediaan bahan penelitian

Bahan yang digunakan adalah daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata P.) yang diperoleh dari kebun percobaan Balitro, Bogor.

2.             Identifikasi bahan tambahan

a. Manitol, pemeriksaan dilakukan sesuai dengan yang tertera pada Farmakope Indonesia Edisi IV, meliputi : Pemerikasaan pemerian, kelarutan, dan identifikasi.

B.            ANALISIS DATA

Analisis data evaluasi sediaan tablet hisap dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik ANVA satu arah dan non-parametrik Kruskal-Wallis. Metode analisis statistik ANVA satu arah dengan hipotesis sebagai berikut:
a. Hipotesis nol (H0) : Tidak ada perbedaan bermakna antara tiap-tiap formula.
b. Hipotesis alternatif (H1) : Ada perbedaan bermakna antara tiap-tiap formula.             



 DAFTAR PUSTAKA
1. Okwu D E, Josiah. Evaluation of the chemical composition of two Nigerian medical plants. African Journal of Biotechnology Vol. 5. No. 4. 2006.

2. Akinsulire OR, Aibinu IE, Adenipekun T, Adelowotan T, Odugbemi T. In vitro antimicrobial activity of crude extracts from plants Bryophyllum pinnatum and Kalanchoe crenata. African Journal of Traditional, Complementary and Alternative Medicines. 2007.

3. Lachman L, Lieberman HA, Kanig JL. Teori dan praktek farmasi Indonesia. Vol. 2. Edisi III. Diterjemahkan oleh Siti Suyatni. Jakarta: Universitas Indonesia Press; 1994. h. 698, 690-1, 698, 713, 700, 703-5, 713-4.

4. Prof. Dr. Charles J.P. Siregar, M.Sc., Apt. Tekhnologi farmasi sediaan tablet, dasar-dasar praktis. h. 9, 103, 145, 148, 160-3, 172, 179, 187, 196, 223, 203-4, 505, 506, 508, 516.

5. Nurul H. Formulasi tablet hisap ekstrak daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata P.) sebagai antiseptik hasil pengeringan beku dengan maltodekstrin sebagai pengikat (sripsi). Jakarta: Fakultas Farmasi Universitas Pancasia; 2010.

6. Voigt R. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Edisi 5. Diterjemahkan oleh Noerono S. Yogyakarta: Gajah Mada University Press; 1994. h. 36-9, 168-9, 171-4, 179, 202, 211-2, 216,202, 203, 204.

7. Gambar tanaman sosor bebek (Kalanchoe pinnata Pers.) diambil dari:

http://4.bp.blogspot.com/_PJ485K-MJzc/RztNBFYSMPI/AAAAAAAABTE/ oq9oC2D52OA/s400/Kalanchoe.JPG. Diakses 18 Desember 2010.
8. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Daftar Tanaman Obat. Jakarta; Pusat Peneltian Farmasi; 1991. h. 193.

9. Syamsuhidayat SS, Hutapea JR. Inventaris Tanaman Obat Indonesia. Vol V. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan;1999. h. 95.

10. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Materia Medika Indonesia. Jilid V. Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan; 1989. h. 290-3.

11. Dalimarta, Setiawan. Kesehatan Republik Indonesia. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jilid 1. Jakarta: Trubus Agriwidya;1999. h. 140.

PUISI PUISI PERSAHABATAN



Puisi Persahabatan 


Apa yang akan anda pikirkan jika mendnegar kata 'persahabatan'? Rasa-rasanya hampir semua manusia yang ada di bumi ini memahami makna etimologis yang terkandung dalam kata 'persahabtan, tetapi sayangnya tidak semua orang bisa beruntung merasakan persahabatan yang sesungguhnya. Sahabat adalah sesuatu yang berharga, bahkan Aristoteles sendiri pernah mengibaratkan sahabat sebagai satu jiwa yang menghuni dua tubuh. Lalu jika memang sahabat memiliki arti yang sebegitu dahsyat, apa yang sudah kita berikan untuk sahabat kita? Perlu diketahui, bahwa pemberian yang berharga tidak dinilai dari nominalnya, pemberian yang sederhana-pun akan terasa berkesan jika diberikan setulus mungkin.Puisi Persahabatan adalah salah satu pemberian yang mungkin bisa mempererat persahabatan anda.

Para penulis muda Indonesia sudah menyiapkan persembahan spesial untuk anda dan sahabat anda berupa Puisi Persahabatan yang terbaru dan terupdate di tahun 2014 ini. Jika anda ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk sahabat anda, mungkin anda dapat menghadiahkan puisi-puisi persahabatan yang ada di bawah ini :

Puisi Persahabatan 2013
Puisi Persahabatan 2014
PERSAHABATAN
Puisi Amal

sahabat bagaikn tempatku berteduh..
bila diriku terkena air mata dalam kesedihanku,
disanalah diriku bisa berbagi dalam hidupku, yang tak pernah aku dapatkan d’tempat lain…
hanya sahabatlah yang mampu mengerti dan pahami,
apa yang sedang aku alami saat ni..

tanpa sahabat..
bagai jiwa yang terlepas dari ragaku..
membuat ragaku tak mampu bergerak dalam setiap langkahku..
persahabatan ini kan abadi..
meski d’dunia nih tak kan ada yang abadi..
KETIKA SAHABAT MENJADI CINTA
Puisi Nurul Laili

Kebahagian sebuah pertemnan kini
telah berubah menjadi keindahan sebuah kisah cinta. .
yang dulunya bertengkar sekarang menjadi damai akan hadirnya Cinta
dan pernah ada yang menyangka bahwa
Sebuah pertemanan bisa menjadi sebuah percintaan. . .

Dan mungkin semua orang tau,
Bahwa cinta itu berawal dari sebuah pertemanan. .

keindahan sebuah persahabatan lebih indah jika
di tambah dengan sebuah kisah Cinta antara dua makhluk
yang saling mengkasihi. . .
SAHABAT ITU.....
Puisi Psycho

Selalu hadir dalam kehidupan kita
Baik itu senang atau susah
Tak perlu berkata ia pasti mendengar
Semua cerita akan tercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kita salah mengambil langkah
Menyokong kala kita mengangkat satu keputusan
Bertanggung jawab walau tak ikut menyebabkan
Meniupkan hawa kedamaian kala kita terbalut dalam emosi

Dan…
Selalu seperti itu hingga takdir memisahkan
TENTANG AKU & KAMU, KAWAN
Oleh Febi "bee"

Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku.....
Bersamamu,
Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh....
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna

Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu

Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan......

BINTANG UNTUK SAHABAT
Oleh Siti Halimah

Malam nan suci dan sepi,
menarikku untuk keluar dari rumah.
Kupandangi Langit malam...
Ternyata bertaburkan Bintang yang tak terhitung jumlahnya.

Andaikan ku seorang Bidadari,
Kan kubawa diriku dan sahabatku untuk menari diatas sana.

Kuraih sebuah Bintang terindah,
dan kupersembahkan untuk sahabatku yang selalu menemaniku.

Jumat, 11 MEI 2012
MENANGISLAH SOBAT..
Oleh Maulida

Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair

Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu

Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.
BAHASA LANGIT
Puisi Hanifah Nadya Kartika

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalananku denganmu
Saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat…

Langit pun berbahasa
Tanda bersuka cita
Sambut esok dimana kita kan slalu bersama
Selamanya…

Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita, 
cerita bahasa langit…
SAHABAT TERBAIKKU
Puisi Frizka Tirana

Sahabat ...
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala

Sahabat ...
semua yang pernah kita jalani hari demi hari , waktu demi waktu telah kita lalui semuanya.

Banyak hal yg pernah terjadi karena itulah jalan hidup yang kita miliki
kadang benci, kesal ,dan kecewa serta rasa senang dan sayang
sungguh luar biasa , apa yang telah kita lalui bersama ..

Ya Tuhan ...
jagalah dan lindungilah
sahabat-sahabat ku
karena mereka adalah sahabat terbaiku selamanya

# MY BEST FRIEND FOREVER


DAFTAR PUSTAKA :
http://www.lokerseni.web.id/2014/01/puisi-persahabatan.html

BIOGRAFI MENCHESTER UNITED


Biografi Manchester United



Glory..Glory..Glory United

itulah sebagian kata yang ada pada lagu bagi para fans fanatic Manchester United,saya sebagai fans fanatic MU(manchester united) ingin menuliskan sejarah - sejarah MU..
Manchester United F.C. (biasa disingkat Man Utd, Man United atau hanya MU ) adalah sebuah klub sepak bola papan atas di Inggris yang berbasis di Old Trafford, Manchester,
Dibentuk sebagai Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902.

Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah sejak 1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson - dominasi dengan skala yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pada pertengahan 1970-an dan awal 1980-an. Sejak bergulirnya era Premiership di tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan sebelas kali merebut trofi juara.

Meskipun sukses di kompetisi domestik, kesuksesan tersebut masih sulit diulangi di kejuaraan Eropa; mereka hanya pernah meraih juara di Liga Champions tiga kali sepanjang sejarahnya (1968, 1999, 2008).

Sejak musim 86-87, mereka telah meraih 21 trofi besar - jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara klub-klub Liga Utama Inggris. Mereka telah memenangi 18 trofi juara Liga Utama Inggris (termasuk saat masih disebut Divisi Satu). Pada tahun 1968, mereka menjadi tim Inggris pertama yang berhasil memenangi Liga Champions Eropa, setelah mengalahkan S.L. Benfica 4–1, dan mereka memenangi Liga Champions Eropa untuk kedua kalinya pada tahun 1999 dan sekali lagi pada tahun 2008 setelah mengalahkan Chelsea F.C. di final. Mereka juga memegang rekor memenangi Piala FA sebanyak 11 kali.[1] Pada 2008, mereka menjadi klub Inggris pertama dan klub Eropa kedua yang berhasil menjadi Juara Dunia Antarklub FIFA.

Pada 12 Mei 2005, pengusaha Amerika Serikat Malcolm Glazer menjadi pemilik klub dengan membeli mayoritas saham yang bernilai £800 juta (US$1,47 milyar) diikuti dengan banyak protes dari para pendukung fanatik.

Lambang dan warna klub
Ketika nama tim masih Newton Heath, seragam tim berwarna hijau-kuning. Pada tahun 1902, sehubungan dengan pergantian nama menjadi Manchester United, klub mengganti warna seragam mereka menjadi merah(kaos), putih(celana), dan hitam(kaos kaki), yang menjadi standar seragam MU sampai saat ini. Pengecualian ketika tim bertanding di Final Piala FA tahun 1909 melawan Bristol City, kaos berwarna putih berkerah merah berbentuk V. Desain seragam ini kembali digunakan saat 1920-an ketika seragam tim berwarna merah-merah.

Kostum tandang biasanya adalah kaos putih, celana hitam, dan kaos kaki putih, tetap warna lain juga pernah digunakan, termasuk kaos biru bergaris putih yang digunakan dari tahun 1903 sampai 1916, hitam seluruhnya pada 1994 dan 2003 dan kaos biru dengan garis horisontal perak pada tahun 2000. Satu yang paling terkenal, hanya dipakai sebentar, kostum tandang United yang berwarna keseluruhan abu-abu dipakai pada musim 1995–96. Kostum ini tidak digunakan lagi saat MU kalah pada pertandingan pertama pemakaian kostum ini. Pada babak pertama, MU kalah 3-0 dari Southhampton, mereka mengganti seragam yang mereka kenakan menjadi seragam ketiga mereka yang berwarna biru-putih, tetapi pada akhirnya kalah 3–1. Seragam abu-abu tidak pernah lagi digunakan akibat hasil buruk yang mereka dapat pada pertandingan pertama dengan seragam abu-abu itu.[16][17] Seragam tandang MU yang terkenal lainnya adalah kaos putih dengan lengan hitam dan garis emas-hitam. Seragam ini adalah seragam terakhir yang didesain Umbro sebelum MU memilih produsen Nike, dan memperingati 100 tahun pergantian nama dari Newton Heath F.C menjadi Manchester United.

Kostum ketiga United berwarna biru, yang dikenakan pemain saat memenangkan Piala Champions 1968. Pengecualian, kostum kuning terang yang digunakan pada awal 1970-an, seragam biru bergaris putih yang dipakai 1996, dan kaos putih bergaris merah-hitam yang dipakai pada 2004. United juga menggunakan kostum ketiga untuk latihan. United mengadopsi warna kostum hitam keseluruhan pada musim 1998–99 dan kaos biru tua dengan pinggiran marun pada tahun 2001 untuk bertanding melawan Southampton dan PSV Eindhoven.

Lambang Manchester United telah diganti beberapa kali, tetapi perubahan yang dilakukan tidak terlalu signifikan. Setan yang terletak dibtengah lambang merupakan akar dari julukan "Setan Merah"(The Red Devils), yang muncul di era 1960-an setelah Matt Busby mendengar itu dari fans tim rugbi Salford.[18] Pada akhir 60-an, the devil had started to be included on club programmes and scarves, sebelum akhirnya lambang setan itu dimasukkan ke dalam lambang klub, memegang trisula. Di 1998, logo kembali didesain ulang, kali ini menghilangkan tulisan "Football Club".[19] Perubahan ini bertentangan dengan pendapat suporter, yang memandang bahwa MU semakin menjauhi akar sepak bola dan perubahan ini hanya untuk kepentingan bisnis semata.

Prestasi

Domestik
Liga

* Liga Utama Inggris[26]: 18
o 1907–08, 1910–11, 1951-52, 1955-56, 1956–57, 1964–65, 1966-67, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002–03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009
* Liga Divisi Satu Inggris[27]: 2
o 1935–36, 1974–75

Piala

* Piala FA: 11
o 1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004
* Piala Carling: 4
o 1991-92, 2005-06, 2008-09, 2009-10
* FA Charity/Community Shield: 18 (4 kali juara bersama)
o 1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*,983,1990*,1993,1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010. (* juara bersama)

Eropa

* Liga Champions UEFA: 3
o 1968, 1999, 2008
* Piala Winners UEFA: 1
o 1991
* Piala Super UEFA: 1
o 1991

Internasional

* Piala Interkontinental/Kejuaraan Dunia Antar Klub: 1
o 1999
* Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
o 2008

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Manchester_United_F.C.

Kamis, 07 November 2013

PENALARAN INDUKTIF

PENALARAN INDUKTIF

        Penalaran induktif adalah cara berpikir dengan menarik kesimpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus. Misalnya pada pengamatan atas logam besi, alumunium, tembaga dan sebagainya. Jika dipanasi ternyata menunjukkan bertambah panjang. Dari sini dapat disimpulkan secara umum bahwa logam jika dipanaskan akan bertambah panjang. Biasanya penalaran induktif ini disusun berdasarkan pengetahuan yang dianut oleh penganut empirisme.
contoh penalaran induktif adalah :kerbau punya mata. anjing punya mata. kucing punya mata:. setiap hewan punya matapenalaran induktif membutuhkan banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis yang diangkat. untuk itu penalaran induktif erat dengan pengumpulan data dan statistik.

Selanjutnya pengertian penalaran induktif menurut Tim Balai Pustaka (dalam Shofiah, 2007 :14) istilah penalaran mengandung tiga pengertian, diantaranya : 
    1. cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berfikir logis.
    2. Hal mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman.
    3. Proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.

Contohnya dalam menggunakan preposisi spesifik seperti:
Es ini dingin. (atau: Semua es yang pernah kusentuh dingin.)
Bola biliar bergerak ketika didorong tongkat. (atau: Dari seratus bola biliar yang didorong tongkat, semuanya bergerak.)
Untuk membedakan preposisi umum seperti:
Semua es dingin.
Semua bola biliar bergerak ketika didorong tongkat.

Induksi kuat:
Semua burung gagak yang kulihat berwarna hitam.
Induksi lemah:
Aku selalu menggantung gambar dengan paku.
Banyak denda mengebut diberikan pada remaja.

Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.

Perbedaan dari penalaran deduktif dan induktif adalah, penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum.

Jenis – jenis penalaran induktif yaitu :
    1. Generalisasi yaitu proses penalaran dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data.
     Contoh :
Hasil UTS mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 3EA06 telah keluar. Ternyata dari 40 mahasiswa hanya 10 orang yang mendapat nilai 90. Setengahnya mendapat nilai antara 80 – 65 dan tidak ada seorang pun yang mendapat nilai di bawah 65. Itu berarti dapat disimpulkan bahwa mahasiswa kelas 3EA06 cukup pintar dalam mengerjakan soal Bahasa Indonesia.

Macam – macam generalisasi :
·         a. Generalisasi sempurna yaitu generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan penyelidikan. Contoh : sensus penduduk
·         b. Generalisasi tidak sempurna yaitu generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki. Generalisasi ini dapat menghasilkan kebenaran bila melalui pengujian yang benar.
    
    2. Analogi yaitu cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang memilki sifat yang sama.
     Contoh :
Danih adalah seorang altlet lari kebanggaan Indonesia. Setiap hari dia selalu berlatih keras untuk meningkatkan kemampuan berlarinya. Demikian juga dengan Sandy, dia merupakan seorang polisi yang memerlukan fisik yang kuat untuk menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Keduanya membutuhkan mental dan fisik yang kuat untuk bertanding atau mambantu masyarakat melawan kejahatan. Oleh karena itu, untuk menjadi atlet dan polisi harus memilki mental dan fisik yang kuat dengan cara selalu berlatih.
    
    3. Hubungan kausal yaitu penalaran yang diperoleh dari gejala – gejala yang saling berhubungan.
Contoh :
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan emas memuai

Macam – macam hubungan kausal :
·         a. Sebab - akibat
Contoh :
Sejumlah pengusaha angkutan di Bantul terpaksa gulung tikar karena pendapatan yang mereka peroleh tidak bisa menutup biaya operasional. Minimnya pendapatan karena sebagian besar penumpang membayar ongkos dibawah ketentuan tarif yang sudah ditetapkan, akibat ketidakmampuan ekonomi. (Sumber : Kompas, 10 Mei 2008).

·         b. Akibat -sebab
Contoh :
Andi mendapat nilai yang memuaskan pada ujian semester kenaikan kelas. Dia mendapat rangking pertama di kelasnya. Hasil yang diperoleh Andi ini dia dapatkan karena belajar yang sangat tekun setiap harinya.
·        
     c Akibat – akibat
Contoh :

Kemarin Lusi mengalami kecelakaan akibat menabrak pembatas jalan. Akibat dari kecelakaan tersebut dia mengalami patah kaki dan harus dirawat di rumah sakit.

Rabu, 16 Oktober 2013

asal usul bahasa indonesia

ASAL USUL BAHASA INDONESIA

     Bahasa Melayu diketahui sebagai akar dari lingua franca Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana, dalam bukunya Sedjarah Bahasa Indonesia, mengutarakan bahasa Melayu memiliki kekuatan untuk merangkul kepentingan bersama sehingga untuk dipakai di Nusantara.
     Menurut Alisjahbana, persebarannya juga luas karena bahasa Melayu dihidupi oleh para pelaut pengembara dan saudagar yang merantau ke mana-mana. "Bahasa itu adalah bahasa perhubungan yang berabad-abad tumbuh di kalangan penduduk Asia Selatan," tulisnya. Faktor lain, bahasa Melayu adalah bahasa yang mudah dipelajari.

     Pada era pemeritahan Belanda di Hindia, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi kedua dalam korespondensi dengan orang lokal . Persaingan antara bahasa Melayu dan bahasa Belanda pun semakin ketat. Gubernur Jenderal Roshussen mengusulkan bahasa melayu dijadikan sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah rakyat.

     Meski demikian, ada pihak-pihak yang gigih menolak bahasa Melayu di Indonesia. Van der Chijs, seorang berkebangsaan Belanda, menyarankan supaya sekolah memfasilitasi ajaran bahasa Belanda. JH Abendanon yang saat itu Direktur Departemen Pengajaran, berhasil memasukkan bahasa Belanda ke dalam mata pelajaran wajib di sekolah rakyat dan sekolah pendidikan guru pada 1900.

     Akhirnya persaingan bahasa ini nampak dimenangkan oleh bahasa Melayu. Bagaimanapun bahasa Belanda ternyata hanya dapat dikuasai oleh segelintir orang. Kemudian di Kongres Pemuda I tahun 1926, bahasa Melayu menjadi wacana untuk dikembangakan sebagai bahasa dan sastra Indonesia.
Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan tanggal bersejarah bagi bahasa Indonesia yang saat itu diresmikan menjadi bahasa negara dan menjadi bahasa persatuan dari sekian ratus bahasa daerah.

    Namun seperti apakah yang dinamakan bahasa Indonesia itu? Orang mengenalnya sebagai bahasa Melayu yang dimodifikasi, lalu dicampur dengan bahasa-bahasa serapan dari berbagai daerah dan dari bahasa asing, kemudian dibakukan.

    Dari manakah asal-usul bahasa Melayu itu? Apakah bahasa itu hanya dituturkan oleh etnis Melayu sejak berabad-abad lalu? Padahal etnis Melayu sendiri hanya sebagian kecil saja dari ratusan etnis di nusantara?

    Arkeolog Harry Truman Simanjuntak mengatakan, bahasa Melayu dan ratusan bahasa daerah lainnya di nusantara sebenarnya berakar dari bahasa Austronesia yang mulai muncul sekitar 6.000-10.000 tahun lalu.

    Penyebaran penutur bahasa Austronesia, ujar Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) itu, merupakan fenomena besar dalam sejarah umat manusia karena sebagai suatu rumpun bahasa, Austronesia merupakan yang terbesar di dunia, meliputi 1.200 bahasa dan dituturkan oleh hampir 300 juta populasi.


    Masyarakat penuturnya tersebar luas di wilayah sepanjang 15 ribu km meliputi lebih dari separuh bola bumi, yaitu dari Madagaskar di barat hingga Pulau Paskah di ujung timur, dari Taiwan-Mikronesia di utara hingga Selandia Baru di selatan.


"Out of Taiwan"

    Mengenai asal-usul penutur Austronesia, Harry mengatakan, ada beberapa hipotesa. Yang paling umum adalah hipotesa bahwa asal leluhur penutur Austronesia adalah Formosa (Taiwan) atau model "Out of Taiwan".

    Arkeolog lainnya Daud A Tanudirjo menyebutkan, Robert Blust adalah pakar linguistik yang paling lantang menyuarakan pendapat bahwa asal-ususl penutur Austronesia adalah Taiwan.

    Sejak 1970-an Blust telah mencoba merekonstruksi silsilah dan pengelompokan bahasa-bahasa dari rumpun Austronesia misalnya kosakata protobahasa Austronesia
yang berkaitan dengan flora dan fauna serta gejala alam lain, kata Daud.

    "Ia juga menawarkan rekonstruksi pohon kekerabatan rumpun bahasa Austronesia dan perkiraan waktu pencabangannya mulai dari Proto-Austronesia hingga Proto-Oseania," katanya.

    Para leluhur ini, diungkapkan Daud, awalnya berasal dari Cina Selatan yang bermigrasi ke Taiwan pada 5.000-4.000 SM, namun akar bahasa Austronesia baru muncul beberapa abad kemudian di Taiwan.

    Kosakata yang dapat direkonstruksi dari bahasa awal Austronesia yang dapat dilacak antara lain : rumah tinggal, busur, memanah, tali, jarum, tenun, mabuk, berburu, kano, babi, anjing, beras, batu giling, kebun, tebu, gabah, nasi, menampi, jerami,
hingga mengasap.

    Para petani purba di Taiwan ini berkembang cepat dan lalu terpecah-pecah menjadi kelompok-kelompok yang hidup terpisah dan bahasanya menjadi berbeda-beda dengan setidaknya kini ada sembilan bahasa yang teridentifikasi sebagai bahasa formosa.


Bermigrasi

    Migrasi leluhur dari Taiwan ke Filipina mulai terjadi pada 4.500-3.000 SM. Leluhur ini adalah salah satu dari kelompok yang memisahkan diri. Mereka bermigrasi ke selatan menuju Kepulauan Filipina bagian utara yang kemudian memunculkan cabang bahasa baru yakni Proto-Malayo-Polinesia (PMP).

    Tahap berikutnya, ujar Daud, terjadi pada 3.500-2.000 SM di mana masyarakat penutur bahasa PMP yang awalnya tinggal di Filipina Utara mulai bermigrasi ke selatan melalui Filipina Selatan menuju Kalimantan dan Sulawesi serta ke arah tenggara menuju Maluku Utara.

    Proses migrasi ini membuat bahasa PMP bercabang menjadi bahasa Proto Malayo Polinesia Barat (PWMP) di kepulauan Indonesia bagian barat dan Proto Malayo Polinesia Tengah-Timur (PCEMP) yang berpusat di Maluku Utara.

    "Rupanya ketika bermigrasi ke arah tenggara penanaman padi mulai ditinggalkan karena tidak sesuai dengan lingkungannya. Mereka mulai memanfaatkan tanaman keladi dan umbi-umbian lain serta buah-buahan," katanya.

    Namun pada 3.000-2.000 SM leluhur yang ada di Maluku Utara bermigrasi ke selatan dan timur. Hanya dalam waktu singkat migrasi dari Maluku Utara mencapai Nusa Tenggara sekitar 2.000 SM yang kemudian memunculkan bahasa Proto Malayo Polinesia Tengah
(PCMP).

    Demikian pula migrasi ke timur yang mencapai pantai utara Papua Barat dan melahirkan bahasa-bahasa Proto Malayo-Polinesia Timur (PEMP).

    Migrasi dari Papua Utara ke barat terjadi pada 2.500 SM dan ke timur pada 2.000-1.500 SM, di mana penutur PEMP di wilayah pantai barat Papua Barat melakukan migrasi arus balik menuju Halmahera Selatan, Kepulauan Raja Ampat, dan pantai barat Papua Barat
yang kemudian muncul bahasa yang dikelompokkan sebagai Halmahera Selatan-Papua Nugini Barat (SHWNG).

    Setelah itu kelompok lain dari penutur PEMP bermigrasi ke Oseania dan mencapai kepulauan Bismarck di Melanesia sekitar 1.500 SM dan memunculkan bahasa Proto Oseania.

    "Sedangkan di Kepulauan Indonesia di bagian barat, setelah sempat menghuni Kalimantan dan Sulawesi, pada 3.000-2.000 SM, para penutur PWMP bergerak ke selatan, bermigrasi ke Jawa dan Sumatera," katanya.

    Penutur PWMP yang asalnya dari Kalimantan dan Sulawesi itu lalu bermigrasi lagi ke utara antara lain ke Vietnam pada 500 SM dan Semenanjung Malaka, ujarnya.

    Menjelang awal tahun Masehi, penutur bahasa WMP juga menyebar lagi ke Kalimantan sampai ke Madagaskar, tambah Daud.

    Bentuk rumpun bahasa Austronesia ini lebih menyerupai garu daripada bentuk pohon. Karena semua proto-bahasa dalam kelompok ini, dari Proto Malayo Polynesia hingga Proto Oseania menunjukkan kesamaan kognat yang tinggi, yaitu lebih dari 84 persen dari 200 pasangan kata, katanya.

    Dengan demikian, kata Harry Truman, hampir seluruh kawasan nusantara bahkan sampai ke kawasan negeri-negeri tetangga dan masyarakat kepulauan Pasifik dan Madagaskar menuturkan bahasa yang asal-muasalnya merupakan bahasa Austronesia.

    "Kecuali masyarakat yang ada di pedalaman Papua dan pedalaman pulau Timor yang bahasanya lebih mirip dengan bahasa pedalaman Australia," katanya.

    Bahasa Indonesia sekarang ini, kata Harry lagi, sudah sangat kompleks karena penuturnya tidak hanya hidup dengan sukunya masing-masing dan beradaptasi dengan rumpun bahasa dunia lainnya seperti dari India, Arab, Portugis, Belanda dan Inggris.